Tampar Anggota Bawaslu Batam dan Ancam Ratakan Kantor, Petinggi Ormas Dipolisikan

oleh -1.228 views
Bosar Hasibuan didampingi Mangihut Rajagukguk saat memberikan laporan di SPTK Polresta Barelang (Foto: Swarakepri.com)

Batam, Radarpost.co.id_Komisioner Badan Pengawas Pemilu(Bawaslu) Kota Batam, Bosar Hasibuan melaporkan oknum petinggi ormas berinisial SM ke Polresta Barelang terkait dugaan tindak pidana penganiyaan, Senin(21/5/2019) malam.

Pantauan lapangan, saat membuat Laporan Polisi di Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polresta Barelang, Bosar Hasibuan didampingi Ketua Bawaslu Batam Syailendra Reza Irwansyah dan Mangihut Rajagukguk.

Puluhan orang pemuda dari berbagi organisasi mahasiswa dan kepemudaan Batam juga tampak hadir di Polresta Barelang untuk memberikan dukungan moril kepada Bosar Hasibuan.

Kepada wartawan, Bosar Hasibuan mengaku melaporkan SM ke Polresta Barelang karena tidak terima atas tindakan penamparan yang dilakukan terlapor di Kantor Bawaslu Kota Batam pada Senin Sore(20/5/2019).

“Saya melaporkan saudara SM terkait dengan penamparan saya di Kantor Bawaslu. Saya tidak terima, bahkan saya dikejar-kejar sampai ke lantai 2 (Kantor Bawaslu Batam),” ujarnya seusai membuat laporan di Polresta Barelang.

Bosar mengatakan, kejadian tersebut berawal saat dia selesai sholat Ashar dan kembali ke kantor Bawaslu Batam.

“Berawal pulang dari Masjid Sholat Ashar, lalu saya melihat ada sekelompok orang. Disitu ada yang saya kenal bernama IS. Saya salamlah termasuk SM (terlapor) dan anggotanya,” ujarnya.

Menurut Bosar, SM kemudian mempertanyakan kasus caleg MY(tersangka kasus money politik) kenapa hanya modal omongan orang lain bisa menjadi tersangka, sedangkan masalah video yang sudah viral yang jelas-jelas pelanggarannya kenapa tidak diproses?

“Dia mempertanyakan kasus video yang viral itu, lalu saya jawab bahwa Bawaslu dalam memutuskan pelanggaran pemilu tidak sendirian, tapi bersama sentra Gakkumdu disitu ada Kepolisian dan Kejaksaan,” kata Bosar.

Baca Juga : Banyak Temuan Kecurangan Pemilu, Sejumlah Pengurus Partai Politik dan Caleg Datangi Bawaslu Batam

Bosar kemudian menjelaskan kepada SM, bahwa untuk kasus MY buktinya sudah lengkap.

“Dan untuk kasus Yunus saya bilang(Kepada SM), bukti-buktinya sudah lengkap. Lalu dia mengatakan, kalau tidak jelas ini sampai habis lebaran, maka Bawaslu akan saya ratakan,” kata Bosar.

“Saya bilang(kepada SM), apa yang tidak jelas lagi bang, kan sudah di perjelas, lalu saya ditampar. Ketika saya ditampar, saya tanya apa maksudnya ini bang? saya bilang begitu. Tak senang kau ya(kata SM), sambil didorong saya, lalu saya dikejar massanya sampai ke lantai 2(kantor Bawaslu),” terangnya.

Bosar mengaku tidak terima dengan kejadian tersebut. “Saya tidak terima, dan ketika dikejar itu secara psikis saya trauma. Saya sempoyongan karena dikejar sampai ke lantai 2,” ujarnya.

Ditempat yang sama, Komisioner Bidang Hukum Bawaslu Batam, Mangihut Rajagukguk menegaskan bahwa pihaknya langsung merespon atas kejadian yang dialami Bosar Hasibuan tersebut.

“Kita dari lembaga Bawaslu langsung merespon. Responnya kita harus menindaklanjuti karena hukum disini harus tegas,” tegasnya.

Mangihut menegaskan bahwa Bawaslu Kota Batam adalah lembaga negara dan bekerja sesuai dengan Standar Operasional Prosedur(SOP).

“Bawaslu ini adalah lembaga negara yang resmi dan dilindungi negara. Kami ingin kasus ini cepat ditindak lanjuti, itu harapan kami,” pungkasnya.

Sementara itu, mantan Ketua PMII Kota Batam Rizki Firmanda mewakili puluhan pemuda yang hadir di Polresta Barelang mengaku sangat kecewa dengan kejadian yang menimpa Bosar Hasibuan.

“Kami tegaskan bahwa proses hukum harus ditegakkan tanpa pandang bulu. Beliau(Bosar) adalah pejabat negara yang dilindungi oleh Undang-undang,” tegasnya. (Red)

Bosar Hasibuan didampingi Mangihut Rajagukguk saat memberikan laporan di SPTK Polresta Barelang (Foto: Swarakepri.com)

Dikutip dari Swarakepri.com

 

2 thoughts on “Tampar Anggota Bawaslu Batam dan Ancam Ratakan Kantor, Petinggi Ormas Dipolisikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *