Akun Medsos “Haryanto” Katakan Demo Mahasiswa Bayaran dan Bodoh

oleh -268 views
foto : akun FB Haryanto

Radarpost.co.id,Batam_ Aksi demonstran para mahasiswa kota Batam dan mahasiswa disejumlah daerah adalah untuk mengkritisi langkah DPR RI terhadap sejumlah RUU yang dinilai bermasalah, seperti RUU KUHP, RUU Pertanahan, dan RUU KPK yang telah disahkan beberapa waktu lalu.

Aksi mahasiswa ini menjadi perbincangan pro dan kontra dikalangan medsos kota Batam.

Seperti pantauan Radarpost.co.id di salah-satu status akun medsos facebook Haryanto, yang dikabarkan adalah sebagai Dewan Pendidikan kota Batam.

Dalam postingannya, Haryanto menuliskan aksi mahasiswa tidak jelas dan gagal paham. Haryanto juga menuding ada sponsor aksi tersebut.

“DEMO MAHASISWA NGA’ JELAS Produknya, Gagal Paham Mikirnya.
‘TAPI ADA SPONSORNYA,” tulisnya.
Selasa, (24/9/2019).

foto: Screenshots status FB Haryanto

Sontak postingan ini mendapat beberapa tanggapan dari akun facebook, Yoni Andra dengan komentar bahwa aksi demo dilindungi UU, dan tuntutan mahasiswa jelas menolak sejumlah pasal KUHP dan membatalkan RUU KPK.

“Menyampaikan aspirasi ditempat umum dilindungi undang-undang bung,jelas tuntutan mahasiswa menolak KUHP dan Membatalkan RUU KPK,” tulis Andra.

Namun, komentar Yoni Andra dijawab Heryanto dengan mengatakan mahasiswa yang demo bodoh.

“Mahasiswa bodoh, dan gagal paham.demo masuk angin, dan ada kasih dana
.hahaha,” tulis Haryanto.

foto : Screenshots komentar Haryanto mengatakan mahasiswa bodoh

Menuding mahasiswa yang demo bodoh dan bayaran, Akun Facebook Abdullah Yusuf membalas komentar dengan mempertanyakan keberadaan mahasiswa 98 yang berhasil menurunkan Suharto.

“Uda bilang mahasiswa bodoh, Demo tak jelas,demo masuk angin,uda ada dimana demo mahasiswa 98,dan berhasil menurunkan suharto,dan reformasi terjadi, coba narasinya agak intelektual,” tulis Abdullah.

Tulisan Haryanto yang mengatakan mahasiswa yang demo adalah bayaran dan bodoh dinilai tidak tepat dan perlu dipertanggung-jawabkan.

“Setelah yang punya status kasih klarifikasinya, baru saya bawa ketemu sama ketua BEM yang demo di depan gedung DPRD Batam kemarin,” tulis Anwar Anas yang juga salah-satu aktivis kota Batam.

Sampai berita ini dipublikasikan, pemilik akun Haryanto yang dikabarkan sebagai salah-satu Dewan Pendidikan Kota Batam belum bisa dimintai tanggapan.

foto : akun FB Haryanto

(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *